Kamis, Mei 13, 2010

Web Statis dan Web Dinamis

. Kamis, Mei 13, 2010 .

Website merupakan salah satu fasilitas yang dapat diakses oleh jaringan internet dengan menggunakan web browser, seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, Safari, dan lain sebagainya. Website berdasarkan perubahan isi atau jenis kontennya, dapat dibagi dua, yaitu web statis dan web dinamis.Web statis (static website), merupakan jenis web yang kontennya berisikan informasi yang bersifat statis atau tetap. Web statis umumnya ‘hanya’ bertujuan untuk menampilkan informasi di internet, sehingga kontennya jarang sekali berubah. Biasanya web jenis ini dibuat menggunakan teknologi HTML yang isinya tidak dapat dirubah kecuali bila file web page aslinya diubah.
Halaman web statis biasanya berisikan teks, hyperlink, yang menghubungkan halaman-halamannya, foto, dan grafik. Contoh web statis yang sering kita temukan di internet antara lain, website-website profil perusahaan, profil orang, atau website-website lain yang memiliki komunikasi yang bersifat satu arah antara pemilik dengan pengunjung website. Akibat sifatnya yang memberi informasi satu arah, tanpa adanya interaksi dengan pengunjung website tersebut, web statis biasanya menonjolkan tampilan yang mengandung banyak grafik. Oleh karena itu, untuk merancang sebuah web statis, tidak terlalu membutuhkan pemrograman yang handal, cukup dengan kemampuan desain grafik untuk membuat web terlihat menarik.
Sementara itu, web dinamis (dynamic site) merupakan jenis web dengan konten berisikan informasi yang dapat berubah-ubah (dinamis). Konten dalam web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan lebih sering di update, dibandingkan web statis yang kontennya hanya berasal dari pemilik web dan jarang diupdate. Contoh web dinamis yang biasa kita temui seperti, blog, portal berita, web e-commerce, situs jejaring social, dan lain sebagainya. Web dinamis juga memungkinkan adanya interaksi antara pemilik dengan pengunjung web, seperti berkomentar, bertransaksi, aktif di forum, dan lain-lain.
Untuk merancang sebuah web dinamis, dibutuhkan kemampuan di bidang pemrograman web, karena dalam web dinamis banyak data yang harus diolah dan konten website yang berubah dalam jangka waktu tertentu, sehingga diperlukan adanya program yang berjalan dari server untuk mengatur perubahan data yang ditampilkan. Tidak seperti web statis yang hanya menggunakan HTML sebagai script languagenya, web statis menggunakan bahasa pemrograman web seperti PHP atau ASP. Selain itu, web dinamis juga menggunakan database seperti oracle, mysql, dan lain-lain untuk memproses dan menyimpan data, sedangkan web statis tidak membutuhkan data base karena tidak ada data yang perlu diproses atau disimpan, sehingga dibutuhkan perancang yang benar-benar mengerti bahasa pemrograman untuk dapat membuat sebuah web dinamis yang menarik, terutama bagi web yang ditujukan untuk pemasaran, agar pengunjung tertarik mengunjungi web tersebut dan melakukan transaksi.
Dalam pemrograman web, diperlukan beberapa komponen penting yang harus ada dalam komputer, yaitu web browser, web server, database server, web editor, dan image editor. Web browser merupakan perangkat lunak yang harus dimiliki untuk menjalankan aplikasi web, sedangkan web server merupakan perangkat yang harus dimiliki untuk membuat web dinamis, seperti IIS (Internet Information Services) untuk Windows NT/XP/2000, PWS (Personal Web Server) untuk Windows 98, dan Apache web server yang dapat diinstall di semua operation system. Database server merupakan tempat penyimpanan data dalam web. Web editor merupakan software yang digunakan untuk mengetikkan perintah-perintah script yang digunakan, seperti Notepad, Macromedia Dreamweaver, Adobe Go Live, dan NetBean. Sedangkan image editor merupakan software yang digunakan untuk mengatur gambar dan animasi yang akan digunakan dalam halaman web, seperti Adobe Photoshop, Macromedia Flash, dan Correl Draw. Image editor sangat penting untuk membuat grafik yang menarik dalam web statis, yang mengandalkan keindahan grafik.
Web sendiri secara umum dibagi menjadi dua, berdasarkan bagaimana script diproses dan program sintaks yang digunakan, yaitu Client Side Scripting (CSS) dan Server Side Scripting (SSS).
Untuk membuat halaman web statis, script yang digunakan merupakan Client Side Scripting atau CSS. Client Side Scripting merupakan jenis script di mana semua sintaks dan perintah pemrograman diproses atau diterjemahkan di sisi client dengan menggunakan web browser. Di dalam web browser terdapar sebuah komponen yang memiliki daftar untuk dapat mengenali semua perintah-perintah yang terdapat pada kategori Client Side Scripting tersebut, sehingga script dapat diterjemahkan. Contoh CSS misalnya HTML (Hypertext Markup Language), Java Script, XML (eXtensible Markup Language), dan CSS (Cascading Style Sheet).
Di sisi lain, Server Side Scripting merupakan jenis script di mana semua sintaks dan perintah pemorgraman yang diberikan diproses di server (web server). Web server ini terintegrasikan dengan sebuah komponen atau engine yang memiliki daftar pustaka untuk menerjemahkan script tersebut. Engine yang digunakan oleh web server tadi harus diinstall terlebih dahulu karena setiap script yang digunakan memiliki karakteristik atau bahasa pemrograman yang berbeda-beda. Setelah diterjemahkan di server, kemudian script ini dikirim ke client, yaitu web browser dalam format HTML, sehingga pengguna tidak dapat melihat kode asli yang ditulis di server. Contoh Server Side Scripting adalah PHP, ASP (Active Server Pages), JSP (Java Server Pages), ColdFussion, dan lain-lain. Server Side Scripting digunakan untuk membuat web dinamis, karena beberapa kelebihan yang dimilikinya, antara lain dapat berinteraksi dengan banyak software database, dapat mengelola sumber daya yang ada dalam operation system dan software komputer, dan mampu dijalankan di semua operation system (multi-platform). SSS juga aman karena scriptnya diolah oleh server, sehingga tidak dapat dilihat dari sisi client.

Referensi:
Websites
Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis. http://away.web.id/perbedaan-web-statis-dan-web-dinamis/
Web Statis dan Dinamis. http://www.info-baru.com/2007/12/web-statis-dan-dinamis.html

PDF Files
Cohan, Shawn. Static and Dynamic Website Design. http://www.allsquared.com/PDF/All-Squared-LVAC-Web-Design.pdf
Hadi, Ido Priyana, dkk. Tutorial Pembuatan Website; Untuk Pengajar Tetap UK.Petra. http://www.kristenonline.com/website/dreamweaver4.pdf
Membuat dan Mengelola Website Dinamis. http://hosting.airputih.or.id/wp-content/plugins/downloads-manager/upload/Materi%20Website.pdf

0 comments:

 
LemonLimeLife is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com