Google sebagai search engine sudah tidak asing lagi di telinga kita, bahkan dianggap sebagian besar orang sebagai dewanya internet. Kita dapat mencari dan menemukan hampir apapun, cukup dengan mengetikkan beberapa kata kunci. Google merupakan salah satu search engine paling populer, sehingga memiliki index atau database yang sangat banyak. Hal ini tentu saja menguntungkan bagi pengguna karena dapat mengakses banyak informasi, namun akan menyulitkan seandainya pengguna tidak dapat menemukan keyword yang tepat, sehingga hasil pencarian justru tidak efisien., seperti terlalu luas, atau kurang tepat sasaran. Oleh karena itu, pengguna Google perlu mengetahui beberapa teknik pencarian untuk memudahkan dan meningkatkan efektifitas dalam proses pencarian dengan Google.Pertama-tama, pengguna perlu mengetahui tombol-tombol yang ada di dalam Google. Ketika masuk ke website www.google.com, maka pengguna akan melihat sebuah kolom, di mana kita mengetikkan keyword, dan dua buah tombol, yaitu ‘google search’ dan ‘i’m feeling lucky’. Di bawah kedua tombol tersebut, biasanya ada pilihan yang dapat dipilih, apakah pengguna ingin pencariannya dilakukan ke seluruh web yang terdaftar, atau hanya halaman-halaman dari negara yang bersangkutan (laman dari Indonesia), yang akan mempersempit hasil pencarian hanya kepada page-page dari Indonesia.
Karena saya membuka, www.google.co.id (redirect otomatis berdasarkan IP address Indonesia), maka tombol yang ada berbahasa Indonesia, yaitu ‘telusuri dengan google’ dan ‘saya lagi beruntung’. ‘Google search’ atau ‘telusuri’ adalah untuk mencari halaman-halaman web yang sesuai dengan keyword, sedangkan ‘i’m feeling lucky’ atau ‘saya lagi beruntung’ akan membawa pengguna langsung ke halaman, yang URL nya terletak pada peringkat pertama dalam daftar, sesuai keyword yang pengguna masukkan. Misalnya pengguna memasukkan keyword ‘Apple’ kemudian menekan tombol ‘saya lagi beruntung’, maka pengguna akan langsung masuk ke halaman website www.apple.com (peringkat pertama dalam daftar).
‘Advance search’ atau ‘penelusuran lanjutan’ dapat dilakukan ketika kita sudah mengetikkan keyword, dan Google sudah mengeluarkan hasil pencariannya. Dengan menekan tombol ini, kita dapat melakukan pencarian yang lebih spesifik, karena Google menawarkan pilihan-pilihan seperti letak kata tersebut, istilah-istilah yang terkandung dan tidak, pilihan bahasa, dan lain-lain.
Pencarian di Google tidak terbatas pada halaman-halaman web saja, namun mencakup pencarian gambar (images), berita (news), buku , blog, grup (groups), dan sebagainya. Google juga menyediakan fasilitas-fasilitas seperti GoogleMaps dan Froogle, namun belum tersedia pada Google Indonesia.
Setelah mengetahui fungsi masing-masing tombol, kemudian kita akan mulai menggunakan mesin pencari. Pengguna harus mengetahui terlebih dahulu hal apa yang ingin diketahui dan cari. Setelah memasukkan kata kunci, pengguna akan dihadapkan pada daftar link dengan sedikit penjelasan di bawahnya yang dapat pengguna putuskan apakah sesuai dengan pencarian yang diharapkan. Di hasil pencarian tersebut, akan terdapat beberapa link yang lebih masuk dibanding link yang lain, hal ini berarti link halaman tersebut berada dalam website yang sama dengan link di atasnya.
‘Chached’ berguna untuk melihat snapshot halaman yang disimpan dalam server dengan highlight pada keywords, untuk membantu pengguna dalam menentukan apakah itu adalah halaman yang tepat.
Apabila kata kunci yang pengguna gunakan sudah tepat dan daftar link yang muncul sudah sesuai, maka pengguna tidak perlu bersusah-susah lagi, namun seringkali apa yang dicari pengguna merupakan hal yang spesifik sehingga membutuhkan pencarian lebih lanjut. Terkadang, pengguna ingin mencari halaman yang mengandung semua kata yang dia cari, namun terkadang juga tidak. Istilah untuk jenis pencarian ini dikenal dengan nama “Boolean.” Istilah ini berasal dari abad ke-19, diambil dari nama seorang matematikawan, George Boole. Logika Boolean ini banyak digunakan dalam piranti software komputer, salah satunya search engine seperti Google.
Penggunaan AND dan OR
Ada dua dasar perintah pencarian dengan menggunakan teknik Boolean di dalam Google, yaitu penggunaan kata AND dan OR. AND tidak perlu dimasukkan ke dalam pencarian karena otomatis diabaikan oleh Google. Contoh kata-kata lain yang diabaikan misalnya ‘from’, ‘to’, dan lain-lain. Jika AND berguna untuk mencari semua kata yang dimasukkan, maka OR merupakan istilah yang digunakan untuk mencari salah satu kata yang dimasukkan. Perhatikan bahwa OR diketik dengan huruf besar, karena bila tidak maka Google secara otomatis akan mengabaikan kata-kata penghubung semacam itu untuk efektifitas pencarian. Misalnya, pengguna ingin mencari lapangan baseball atau bola di Jakarta, maka dia dapat mengetik ‘baseball OR soccer field Jakarta’. OR dapat digantikan oleh tanda |, sehingga menjadi ‘baseball|soccer field Jakarta.
Memasukkan dan Mengeluarkan Kata Tertentu (+ dan -)
Seperti telah disebutkan sebelumnya, Google secara otomatis mengabaikan kata-kata yang dianggap tidak penting seperti ‘the’, ‘I’, dan kata-kata penjelas lain. Jadi, bagaimana jika kata-kata tersebut justru menjadi bagian yang penting dari pencarian? Cukup tambahkan tanda
+ sebelum kata tersebut, untuk memaksa Google mencari halaman yang mengandungnya. Perhatikan untuk memberi spasi di depan tanda +, namun tanpa spasi dengan kata dibelakangnya. Misalnya, pengguna ingin mencari lagu ‘you and me’, namun jika mengetik bias, Google akan mengabaikan kata ‘and’, maka gunakan tanda + di depan kata ‘and’, sehingga pencarian menjadi:
You +and me
Kebalikan dari tanda +, tanda – digunakan untuk mengeluarkan kata-kata yang tidak ingin dicari. Misalnya, pengguna ingin mengetahui tentang jelangkung, namun karena jelangkung juga merupakan judul film, pengguna dapat menggunakan tanda – untuk mencari halaman-halaman yang tidak membahas film Jelangkung, dengan mengetik:
Jelangkung –film
Dengan demikian, Google akan langsung menampilkan halaman-halaman yang tidak mengandung kata film di dalamnya. Sama seperti dengan tanda +, perhatikan bahwa tidak ada spasi di antara tanda – dengan kata yang ingin dikeluarkan.
Pencarian Frase atau Istilah (“”)
Tanda “” yang digunakan pada keywords akan mengarahkan pencarian kepada halaman-halaman yang mengandung frase atau istilah yang tepat seperti itu. Penggunaan tanda ini menguntungkan karena akan membuang pencarian-pencarian yang tidak mengandung frase itu, tapi juga merugikan bila ada halaman berguna yang terlewat karena tidak memiliki urutan kata yang sama. Misalnya, pengguna mencari info mengenai John Kennedy, mantan presiden Amerika Serikat. Jika pengguna menggunakan keyword “John Kennedy”, maka halaman-halaman yang menuliskan ‘John F. Kennedy’ tidak akan muncul.
Mencari Sinonim Kata (~)
Dengan menggunakan tanda ~, maka Google akan mencari sinonim dari keyword yang dimasukkan. Misalnya pengguna mencari hotel, maka Google juga akan mencari istilah “lodge” dan “inn”. Akan tetapi, terkadang beberapa kata yang dianggap sinonim oleh google, mungkin terasa kurang tepat dengan pencarian.
Mencari Istilah yang Tidak Diketahui (*)
Tanda * digunakan apabila pengguna tidak mengetahui kata yang tepat. pengganti untuk setiap istilah yang tidak diketahui (s) dan kemudian menemukan paling cocok. Tanda * sebagai representasi satu atau lebih kata yang tidak diketahui. Tanda ini berguna ketika pengguna hanya mengetahui sebagian kata-kata atau format. Misalnya, pengguna ingin mencari tanggal terjadinya suatu kejadian tapi hanya mengetahui tidak mengetahui formatnya, jadi pengguna dapat mengetikkan pemilu ‘* Februari 2007’. Atau misalnya pengguna mengetikkan suatu quote namun lupa keseluruhannya, seperti quote dari film Twilight, pengguna dapat mengetik ‘sick * lion * lamb’. (What a sick masochistic lion, what a stupid lamb).
Mencari Range Angka (..)
Simbol ini berguna untuk mencari jangkauan dua angka, misalnya pengguna ingin mencari tahu perang yang terjadi di antara tahun 1812 sampai dengan 1878, maka pengguna dapat mengetik:
Wars 1812..1878
Selain itu simbol ini berguna apabila pengguna ingin mencari sesuatu dengan jangkauan harga tertentu, misalnya mobil BMW dengan kisaran harga $10000..$15000, maka cukup mencari:
Bmw $10000..$15000
Syntax-Syntax Khusus
Intitle
Apabila pengguna ingin mencari judul halaman yang mengandung kata-kata yang dicari, dapat menggunakan ‘intitle:’ pada awal sebuah kata atau istilah. Hal ini untuk membatasi pencarian hanya terhadap judul. Contohnya pengguna ingin mencari info tentang makanan kucing, namun banyak juga halaman yang mengandung kata itu meskipun bukan itu intinya, maka pengguna dapat mencari hanya halaman-halaman yang mengandung kata makanan kucing, yang pasti membahas mengenai hal tersebut.
Intitle:makanan kucing
Pencarian dapat dipersempit lagi dengan menggunakan ‘intitle’ pada kedua kata secara terpisah.
intitle:makanan intitle: kucing
atau
allintitle:makanan kucing
Intext
Perhatikan untuk tidak memberikan spasi sebelum ataupun sesudah titik dua.
Berbeda dengan ‘intitle’, ‘intext’ berguna untuk mencari kata yang terkandung dalam bagiah tubuh teks, dengan mengabaikan kata-kata yang ada di judul, link, dan sebagainya. Intext sangat berguna apabila hal yang dicari merupakan hal yang sering muncul di URL sehingga mengganggu pencarian. Misalnya saja, pengguna ingin mencari “altavista.com”. Apabila pengguna hanya murni mengetikkan kata itu maka yang akan keluar adalah berbagai link altavista. Dengan menggunakan ‘intext’, Google dapat mengabaikan url, dan hanya mencari teks yang mengandung kata ‘altavista.com’ di dalamnya.
Inurl
‘Inurl’ membatasi pencarian URL-URL halaman web. ‘Inurl’ berguna untuk menemukan halaman-halaman untuk search dan help. Contohnya, pengguna ingin mencari situs-situs yang menjawab pertanyaan, pengguna bisa mengetikkan:
Inurl:answers
atau
inurl:search
Inanchor
‘Inanchor’ berguna untuk mencari teks pada teks yang mendeskripsikan link yang terdapat di halaman tersebut.
Link
Mencari halaman-halaman yang memuat link dengan website yang kita masukkan. Misalnya kita mencari halaman yang memuat link ‘www.google.com’ maka di belakang keywords, masukkan:
Link:www.google.com
Site
‘Site’ berguna untuk mempersempit pencarian di web tertentu saja. Misalnya, pengguna mencari tentang blackberry di kaskus pengguna dapat mengetikkan:
blackberry site:kaskus.us
atau misalnya pengguna mencari pada halaman yang spesifik seperti .edu, .gov, .id, dapat juga dimasukkan setelah ‘site’.
site:id
Filetype
‘Filetype’ berguna untuk menspesifikasi tipe file yang ingin kita cari, bisa berupa html, pdf, doc, dan sebagainya. Pengguna cukup menambahkan keterangan ‘filetype:jenis dokumen’ di belakang keywords. Misalnya pengguna ingin mencari dokumen berformat pdf berjudul advertising, maka ketik:
Advertising filetype:pdf
Berbagai simbol dan teknik efektifitas pencarian ini dapat dipadupadankan satu sama lain, sesuai kebutuhan dan kekreatifitasan pengguna. Dengan menguasai seluruh teknik ini, pengguna dapat memanfaatkan teknologi Google secara maksimal.
Referensi:
“20 Great Google Secrets” http://www.pcmag.com/article2/0,2817,1306759,00.asp
“Google search basics: More search help” http://www.google.com/support/websearch/bin/answer.py?hl=en&answer=136861
“Google Search Techniques” http://googlemyway.com/searchgoogle.php
“Tips for Searching Effectively with Google” By Marziah Karch. www.googleguide.com/about
Kamis, Mei 13, 2010
Tips Pencarian Efektif dengan Google
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

0 comments:
Poskan Komentar